Panduan Mencoba Linux untuk Pemula

 

Download-Linux-Kernel-3-14-Release-Candidate-4-428858-2

Ingin mencoba Linux? Ini adalah panduan menjajal Linux tanpa harus menginstall Linux di harddisk, dan tanpa harus meremove Windows. Sangat mudah. Khusus untuk pemula.

Yang diperlukan : (a). PC atau Laptop yang memiliki port USB dengan RAM minimum 1 GB, (b). Akses internet cukup cepat yang memungkinkan download beberapa ratus MB (bisa download di kantor/warnet/dll, tidak harus dari PC/laptop yang hendak digunakan), dan (c). USB flashdisk kosong ukuran 4 atau 8GB.

Paling penting, mengapa kita harus mencoba Linux ? Beberapa diantaranya : Linux tidak rentan virus. Linux gratis, tidak perlu membeli, apalagi harus membajak. Linux sangat stabil hingga sangat jarang menjadi lemot atau hang. Jadi kalau kita pernah berurusan dengan berkas hilang/rusak karena virus, ribet mencari software bajakan beserta crack-nya, atau stress sebab PC/laptop kian lemot atau kerap hang, maka cobalah ikut menjajal Linux. Tidak ada alasan untuk berkata tidak.

Langkah-langkah :

1. Mengunduh Software LiLI

Yang diperlukan pertama adalah mengunduh software bernama “LiLi“. Yang koneksinya lemot, bisa download di kantor/warnet/cafe/apapun itu lalu disimpan di flashdisk. Bagaimana cara downloadnya? Buka http://www.linuxliveusb.com/ , klik menu Download, lalu klik tombol Download. Tunggu hingga proses download selesai (4.8MB), lalu simpan dulu (dipakai nanti).

LiLi #1

Halaman depan website LiLi

Halaman depan website LiLi

LiLi #2

Halaman unduhan pada web LiLi

Halaman unduhan pada web LiLi

2. Mengunduh Linux Ubuntu 14.04

Setelah rampung mengunduh software “LiLi”, selanjutnya kita lanjutkan download file Linux Ubuntu 14.04. Silakan download dimana saja yang kiranya memiliki akses internet cepat. Hasil download dapat disimpan dulu di dalam flashdisk.

Bagaimana cara download Ubuntu 14.04? Masuk http://www.ubuntu.com/ , tujulah menu Download -> Desktop. Selanjutnya bakal muncul halaman “Download Ubuntu Desktop”. Di halaman tersebut, pilih versi 32-bit (atau sesuai spesifikasi komputermu), kemudian klik Download. Silakan lewati bagian request donasi dengan klik “Not now, take me to the download“. Setelah itu proses download Ubuntu akan berlangsung. Besar file diunduh adalah 970MB. Tunggu hingga rampung dan pastikan besar file yang terunduh adalah sesuai.

Ubuntu Download #1

Halaman depan website Ubuntu.

Halaman depan website Ubuntu.

Ubuntu Download #2

Halaman unduhan Linux Ubuntu.

Halaman unduhan Linux Ubuntu.

Ubuntu Download #3

Request donasi dapat dilewati.

Request donasi dapat dilewati.

Ubuntu Download #4

Proses download Ubuntu dimulai.

Proses download Ubuntu dimulai.

Intermezzo

Sebagai selingan, perlu diketahui bahwa mempunyai Linux yang tersimpan di dalam USB flashdisk (yang langkah demi langkahnya terjabarkan pada tutorial ini), akan mempunyai banyak manfaat. Ketika Windows rusak, tinggal colok flashdisk maka komputer kembali berfungsi (menggunakan Linux). Ketika harddisk rusak, tinggal colok flashdisk maka komputer kembali berfungsi (karena Linux bahkan tidak memerlukan harddisk). Ketika file ter-hidden karena terinfeksi virus, tinggal colok flashdisk maka berkas yang tersembunyi dapat kembali terlihat. Bahkan ketika kita menggunakan komputer orang lain (yang kemungkinan disadap), tinggal booting saja lewat OS Linux yang sudah ada di dalam flashdisk. Artinya malware yang sudah terinstall sebelumnya, tidak akan berfungsi lagi.

3. Instalasi LiLi

Sesudah rampung mendownload software “LiLi” serta Linux Ubuntu, kemudian dilanjutkan dengan menginstall LiLi ke Windows. Langkah instalasi seperti biasa : dobel klik pada file installer (yang tadi sudah didownload), klik next hingga selesai.

Instalasi LiLi #1

File instaler LiLi di folder Windows

File instaler LiLi di folder Windows

Instalasi LiLi #2

Dialog box instalasi LiLi

Dialog box instalasi LiLi

Instalasi LiLi #3

LiLi yang sudah terinstal dan siap dipakai.

LiLi yang sudah terinstal dan siap dipakai.

4. Ekstrak Ubuntu ke Flashdisk.

Sesudah LiLi terinstall di Windows, saatnya “memasukkan” Linux Ubuntu ke dalam USB flashdisk. Caranya, seperti biasa colok flashdisk kosong ke port USB, pastikan untuk mengingat namanya (bisa dengan membuka Windows Explorer). Buka LilLi dan atur sebagai berikut :

  • Pilih nama flashdisk yang sudah dicolok pada bagian “Choose Your Key“.
  • Pada bagian “Choose your source“, gunakan opsi “ISO” lalu pilih file .iso Ubuntu yang sudah kita download tadi (970MB).
  • Pada bagian “Persistence“, dengan anggapan flashdisk yang kita gunakan kapasitasnya adalah 4GB atau lebih, maka isikan saja dengan 512MB.
  • Pada bagian “Options” centang semua kotak pilihan, kecuali bagian opsi “Enable launching LinuxLive in Windows
  • Klik ikon bergambar petir, tunggu hingga rampung (5 menit). Jangan khawatir bila flashdisk tetap kosong, karena berkas Linux hanya ter-hidden saja.

Ekstrak Ubuntu #1

Pastikan mengingat nama USB Flashdisk yang akan dipakai.

Pastikan mengingat nama USB Flashdisk yang akan dipakai.

Ekstrak Ubuntu #2

Konfigurasi LiLi

Konfigurasi LiLi

5. Booting Ubuntu dengan USB Flashdisk

Bila proses ekstrak Linux ke USB lewat LiLi sudah rampung, maka Linux Ubuntu sudah siap dipakai. Bagaimana caranya?

  • Matikan laptop/pc
  • Colok flashdisk ke port USB dalam keadaan laptop/pc mati
  • Nyalakan laptop/pc
  • Jika lancar, maka otomatis sudah akan booting dengan Linux
  • Akan muncul dialog box, pilih “Try Ubuntu“, bukan Install
  • Tunggu beberapa saat & kita sudah akan bertemu Linux desktop.
  • Menu shutdown ada di ikon gir sebelah kanan atas.
  • Sebagai catatan bahwa proses loading hingga sampai kepada tampilan desktop bisa memakan waktu cukup lama (sebab Linux berjalan dari flashdisk, bukan diinstall). Maka harap menunggu dengan sabar.

Linux Ubuntu Desktop #1

Tampilan Ubuntu Desktop

Tampilan Ubuntu Desktop

6. Troubleshooting

Kalau kita sudah colok flashdisk, sudah menyalakan PC/laptop, tapi “ketemunya” masih Windows (komputer tidak booting menggunakan Linux), maka perlu setting boot order priority lewat menu BIOS agar USB flashdisk yang berisi Linux terdeteksi. Caranya :

  • Seperti biasa, colok USB flashdisk dalam keadaan laptop/PC mati
  • Nyalakan PC/laptop, pada saat layar masih hitam akan ada petunjuk keystroke untuk masuk BIOS setting. Dari pengalaman, untuk Acer dan Toshiba memakai F2. Maka tekan F2 sesaat sesudah tombol ON ditekan supaya masuk ke menu BIOS setting.
  • Tujulah bagian “Boot” (atau sejenis, karena tidak selalu sama) pada menu BIOS setting.
  • Carilah merk USB flashdisk yang pasti sudah tertera. Geser hingga berada di posisi paling atas. Proses menggeser, misalnya, dengan memakai kunci F5/F6 (tidak selalu sama, disesuaikan dengan keterangan di BIOS masing-masing).
  • Save konfigurasi BIOS lalu keluar (beberapa BIOS menggunakan F10)
  • Sesudah itu, restart laptop/PC seperti biasa, maka USB berisi Linux sudah akan terdeteksi dan otomatis digunakan dalam proses booting. Proses booting Linux ini jauh lebih lama, sebab sebatas menggunakan USB flashdisk. Bila kelak memutuskan menginstall Linux Ubuntu tersebut ke PC/laptop, maka proses booting akan jauh lebih cepat.

BIOS Setting

Ubah urutan sehingga USB Flashdisk menjadi prioritas teratas.

Ubah urutan sehingga USB Flashdisk menjadi prioritas teratas.

Linux yang ada di dalam flashdisk tersebut sudah memiliki aplikasi lengkap. Sesudah menyalakan PC/laptop dengan menggunakan Linux di USB flashdisk, kita bisa menggunakan Wifi, mengetik, browsing, mengakses folder di harddisk, mencolok flashdisk (di port USB yang lain), dsb.

Semoga bermanfaat!